Presiden Meminta APBN 2021 Dilaksanakan Mulai Awal Januari
(Sri Mulyani, foto :ist)
MENTERI Keuangan Sri Mulyani
Indrawati mengatakan Presiden RI Joko Widodo meminta implementasi Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 harus dilakukan sejak awal Januari.
Bertujuan untuk membantu mengatasi wabah covid dan pemulihan pada tahun depan.
Hal itu disampaikan Sri Mulyani melalui akun instagram pribadinya.
"Presiden Jokowi telah
menegaskan agar langkah-langkah implementasi APBN 2021 harus dapat dilaksanakan
sejak awal Januari 2021," kata Sri Mulyani, Rabu (2/12).
Menkeu mengatakan Dokumen
Anggaran (DIPA) telah diserahkan lebih awal pada 25 November lalu, sehingga
pengadaan barang dan jasa bisa dilakukan sesegera mungkin di akhir tahun ini.
Nantinya, alokasi belanja pada APBN 2021 sebesar Rp2.750 triliun akan
diutamakan untuk melanjutkan program penanganan covid agar optimal.
"Anggaran tersebut
diutamakan untuk melanjutkan program penanganan covid-19, seperti perlindungan
sosial, vaksinasi, dan bantuan untuk sektoral serta pemda dalam pemulihan
covid," ujar Sri Mulyani.
APBN 2021 juga akan
mendukung reformasi sektor penerimaan negara yang diharapkan mengembalikan
konsolidasi dan kesehatan APBN. Sri Mulyani mengungkapkan bahwa APBN 2021 juga
akan mendukung reformasi sektor penerimaan negara yang diharapkan mengembalikan
konsolidasi dan kesehatan APBN.
"Mari kita awasi
pengelolaan APBN kita agar efektif, akuntabel, tidak dikorupsi, dan fokus pada
manfaat yang langsung dapat dinikmati oleh masyarakat," pungkasnya.(sumber:MediaIndonesia.com)